pedroalhambra.net

Berita Kriminal Terbaru

Komcad-Yang-Harus-Dikelola-Dengan-Baik-Untuk-Terhindar-Dari-Kriminalitas

Berita Terkini – Kriminalitas memang sudah menjadi salah satu PR di setiap negara. Hal inilah yang membuat perhatian Khairul Fahmi sebagai seorang Pengamat militer melihat komcad bisa berbahaya. Komcad (komponen cadangan) yang tidak diatur dengan baik bisa menimbulkan kejahatan dan gangguan keamanan. Jika tidak dikelola dengan baik, sama saja dengan kita mempersiapkan munculnya potensi kriminalitas dan gangguan keamanan baru. Ini adalah imbas dari kehadiran ‘penganggur’ dengan kemampuan dasar militer.

Yang dimaksud pengangguran disini adalah ketika anggota komcad sedang dalam masa tidak aktif. Karena memang, Komcad hanya akan aktif ketika menjalani pelatihan dasar militer dan mobilisasi. Sedangkan masa tidak aktif adalah saat Komcad menyelesaikan masa latihannya hingga tiba waktunya untuk mobilisasi. Sedangkan jangka waktu mobilisasi dilakukan tergantung kebutuhan negara untuk menghadapi ancaman hingga masa dinasnya berakhir di usia 48 tahun.

Fahmi menyarankan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyiapkan program terkait pembinaan kesadaran bela negara yang milenial, kekinian, dan bahkan lebih menarik. Hal ini diperlukan karena konteks pembinaan pada dasarnya adalah perintah Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN). Dimana cakupan pembinaannya luas, mulai dari mahasiswa / mahasiswa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, kader ormas, kader ormas, dan kader organisasi profesi.

Kemudian kader parpol, kelompok masyarakat lainnya, TNI, Polri, ASN, pegawai BUMN, pegawai BUMD, hingga pegawai perusahaan swasta. Asumsinya adalah jika Anda merawatnya saja, 365 hari setahun tidak akan cukup. Namun justru itulah inti dari sistem pertahanan universal dan partisipasi warga negara dalam bela negara. Jika berhasil, kualitas demokrasi, keadilan, hak asasi manusia, dan lingkungan akan meningkat secara signifikan. Komcad ini dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 2021. Yang dimana isinya tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN).

Merujuk pada UU PSDN, Komcad merupakan sumber daya nasional yang disiapkan untuk dimobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kapabilitas komponen utama. Komcad sendiri punya 3 dimensi dalam struktur organisasinya yaitu dimensi darat, laut dan udara. Akan tetapi rencana pembentukan Komcad memperoleh perhatian lebih dari kelompok masyarakat sipil. Mereka khawatir formasi ini akan menimbulkan konflik horizontal di masyarakat.

Menurunnya Tingkat Kriminalitas di Maluku

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menurunkan angka kriminalitas di daerah. Akhirnya upaya tersebut menemukan titik terang di kawasan Maluku. Angka kriminalitas di Maluku selama tahun 2020 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2019. Diketahui pada tahun saja 2019 kejahatan yang terjadi di Maluku mencapai angka 4.150 kasus dan tahun 2020 mencapai 3.437 kasus. Kapolda Maluku sendiri memberikan keterangan bahwa angka kejahatan menurutnya adalah 17 persen.

Refdi menjelaskan, semua kasus pidana yang mengalami penurunan termasuk kasus konvensional, transnasional, dan korupsi ditangani Polda Maluku. Untuk penyelesaian kasus pada tahun 2020, sebanyak 45 persen atau 1.561 kasus telah diselesaikan. Dijelaskannya, dari kasus pidana yang terjadi di Maluku, kasus penganiayaan dan pencurian merupakan dua jenis kasus kejahatan dengan tingkat tertinggi. Ada 824 kasus penganiayaan tahun ini dan 479 kasus pencurian. Ia juga mengatakan, kasus kejahatan terbanyak yang terjadi di Maluku adalah kekerasan sebanyak 339 kasus, perlindungan anak 233 kasus, penipuan 157 kasus, dan korupsi 113 kasus.

Sedangkan untuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) 137 kasus, perusakan 106 kasus, persetubuhan dengan anak di bawah umur 87 kasus. Adapun pembunuhan, ada delapan kasus dan 108 kasus penghinaan. Kita bersyukur bisa menurunkan tingkat kejahatan di masyarakat untuk sosialisasi kamtibmas di masyarakat. Sepanjang tahun 2020, kondisi keamanan di Maluku relatif aman dan tidak terjadi kerusuhan, baik pertempuran antar desa maupun konflik skala besar lainnya. Ini termasuk mengamankan agenda Pilkada di empat kabupaten agar berjalan aman dan damai. Perayaan Idul Fitri, Idul Adha tahun 2020 dan Natal yang baru dirayakan di penghujung tahun berlangsung dengan aman dan damai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *